Hukuman Larangan Bermain Terpanjang dalam Sepakbola

Hukuman Larangan Bermain Terpanjang dalam Sepakbola
Hukuman Larangan Bermain Terpanjang dalam Sepakbola
Bagikan Artikel Ini

Eric Cantona melakukan Kung Fu Kick terhadap fans Crystal Palace
Eric Cantona melakukan Kung Fu Kick terhadap fans Crystal Palace

DAFTAR POKER ONLINE TERBAIK – Rekor hukuman larangan bertanding dalam dunia sepakbola dipegang oleh pemain Manchester United, Enoch West. Enoch West dilarang melakukan hubungan dengan dunia sepakbola selama 30 tahun. Hukuman yang lama ini terjadi karena Enoch West terjerat dalam skandal pengaturan skor hasil pertandingan pada tahun 1915.

Larangan bertanding dalam dunia sepakbola dapat terjadi bila pihak yang bersangkutan melakukan tindakkan yang dapat merugikan dunia sepakbola baik itu dalam level individu, klub, ataupun level negara. Hukuman larangan bermain biasanya ditentukan oleh komisi dispilin FIFA yang bertugas sebagai lembaga yang mengawasi perilaku dan tindakan individu, klub, ataupun negara dalam dunia sepakbola.

Lamanya hukuman larangan bertanding bisa bervariasi tergantung dengan bobot dan jumlah kesalahan yang terjadi. Hukuman bisa berlangsung dari singkat sampai seumur hidup. Beberapa legenda sepakbola ataupun pemain bintang tidak luput dari proses hukum bila terbukti secara sengaja melakukan pelanggaran. Eric Cantona dan Luis Suarez adalah salah satu contoh pemain sepakbola dengan nama besar yang terkena hukuman larangan bertanding.

DAFTAR POKER ONLINE TERBAIK yang melayani jasa pemasangan banner Iklan Poker, Iklan Bola, dan Iklan Togel mengharapkan agar contoh hukuman larangan bertanding ini diterapkan dengan tegas di Indonesia agar dunia sepakbola Indonesia dapat maju ke arah yang benar dan terarah. Di Indonesia beberapa kasus kerap terjadi, dari yang ringan seperti umpatan kepada wasit hingga yang sangat besar seperti pemukulan antar pemain dan wasit.

Disiplin dalam dunia sepakbola sangat berpengaruh dalam kemajuan dunia sepakbola agar pertandingan ataupun turnamen sepakbola berjalan dengan baik dan tidak diganggu oleh hal-hal yang tidak diinginkan. Ketegasan FIFA dalam menghukum pemain ataupun klub yang tersangkut dalam masalah dinilai cukup baik. Dengan penyertaan bukti yang cukup dan durasi hukuman larangan bertanding yang tegas dan adil.

Hukuman Larangan Bermain Terpanjang dalam Sepakbola

11. Luis Suarez – 4 Bulan

Di tahun 2014, Luis Suarez pernah dilarang bertanding 7 pertandingan karena menggigit pemain PSV Eindhoven Otman Bakkal, 8 pertandingan karena tindakan rasialis terhadap pemain Manchester United Patrice Evra, dan 10 pertandingan karena menggigit pemain bertahan Chelsea, Branislav Ivanovic.

Di Piala Dunia 2014 Brasil, Luis Suarez kembali melakukan tindakan indispliner dengan menggigit pemain bertahan Italia Giorgio Chiellini yang mengakibatkan Luis Suarez dilarang terlibat dalam dunia sepakbola secara global selama 4 bulan yang menyebabkan Liverpool menjual Luis Suarez ke Barcelona.

10. Vinnie Jones – 6 Bulan

Vinnie Jones dilarang bertanding selama 6 bulan oleh FA setelah terbukti bersalah melakukan tindakan penghinaan dan kekerasan yang direkam dalam videonya “Soccer Hard Man”. Vinnie Jones juga didena sebanyak £20,000 sebagai hukuman tambahan atas perbuatan mencela dan caci maki yang juga terdapat videonya.

9. Kolo Toure – 6 Bulan

Kolo Toure dari Manchester City dilarang bertanding selama 6 bulan setelah gagal lulus dalam test obat-obat terlarang. Kolo Toure dinyatakan positif mengkonsumsi obat yang termasuk dalam daftar obat terlarang dalam dunia sepakbola.

8. Adrian Mutu – 7 Bulan & 6 Bulan

Adrian Mutu yang saat itu memperkuat Chelsea terbukti positif mengkonsumsi obat terlarang jenis kokain pada Oktober 2004. Akibatnya Adrian Mutu dilarang bertanding selama 7 bulan dan Chelsea langsung memutuskan ikatan kontrak.

Setelah menjalani hukuman selama 7 bulan, Adrian Mutu bergabung dengan Juventud dan Fiorentina. Akan tetapi Adrian Mutu kembali gagal dalam menjalani test obat-obatan pada tahun 2010 dan dijatuhi hukuman larangan bertanding selama 9 bulan yang pada akhirnya dikurangin menjadi 6 bulan.

7. Rio Ferdinand – 8 Bulan

Pada September 2003, Rio Ferdinand gagal melewati test obat-obatan yang berakibat penururan karriernya di Manchester United dan terpaksa harus absen di Piala Eropa 2004. Sebenarnya Rio Ferdinand hanya telat dalam menghadiri test wajib ini dan mencoba mengikuti test keesokkan harinya. Karena perilaku indisipliner ini, Rio Ferdinand dinyatakan gagal dalam test tersebut dan dihukum dilarang bertanding selama 8 bulan.

6. Eric Cantona- 8 Bulan

Legenda asal Manchester United dan Perancis, Eric Cantona dilarang bertanding selama 8 bulan dari dunia sepakbola setelah terbukti bersalah melakukan tindakan kekeran dengan melakukan tendangan Kung Fu terhadap suporter Crystal Palace pada Januari 1995.

Eric Cantona juga didenda sebesar £20,000 dan secara internal dihukum dari klubnya saat itu, Manchester United sepanjang sisa musim 1995. Eric Cantona juga dituntut atas tindakan kekesaran dengan hukuman 2 minggu penjara yang akhirnya diganti dengan 120 jam kegiatan sosial.

5. Mark Bosnich – 9 Bulan

Mark Bosnich dipercaya merupakan salah satu penjaga gawang terbaik di Liga Inggris dan merupakan orang yang dipercaya menggantikan Peter Schmeichel dalam posisi penjaga gawang. Mark Bonsich terjerat dalam kasus narkoba yang mengakibatkan larangan bertanding selama 9 bulan pada tahun 2002.

Setelah meninggalkan Manchester United menuju Chelsea, penjaga gawang asal Australia ini kembali positif dalam tes narkoba jenis kokain yang pada akhirnya dilepaskan oleh Chelsea. Setelah itu Mark Bosnich tidak bermain sepakbola selama 6 tahun dan kembali sebentar untuk bermain bersama 2 klub Australia.

4. Diego Maradona – 15 Bulan

Diego Maradona mengakui mulai menggunakan obat narkotika jenis kokain sejak dia tiba dan bermain untuk Barcelona pada awal tahun 1980. Legenda asal Argentina ini juga terbakti bersalah menggunakan urine orang lain dalam tes urine ketika masih membela Napoli.

Pemenang Piala Dunia 1986 Meksiko yang terkenal dengan melakukan gol “Tangan Tuhan” ketika melawan Inggris ini akhirnya terbukti gagal dalam serangkaian test narkoba pada tahun 1991 dan dihukum larangan beraktivitas dalam dunia sepakbola selama 15 bulan.

Setelah selesai menjalani larangan bertanding ini, Diego Maradona kembali tampil pada Piala Dunia 1994 Amerika Serikat dan akhirnya kembali gagal dalam test doping.

3. Joey Barton – 18 Bulan

Dalam dunia sepakbola, seorang pemain dilarang dalam aktivitas taruhan dalam segala bentuk. Joey Barton secara berulang melakukan hal ini pada tahun 2006 sampai 2016 dengan total 1260 jumlah total taruhan termasuk taruhan dalam pertandingan yang dimainkannya.

Setelah terbukti bersalah melakukan pelanggaran oleh FA pada April 2017, Joey Barton didenda sebesar £30,000 dan dilarang berhubungan dengan dunia sepakbola dalam bentuk apapun selama 18 bulan. Hukuman ini secara langsung memaksa Joey Barton pensiun dari sepakbola.

2. Don Revie – 10 Tahun

FA selaku badan sepakbola Inggris pernah melakukan larangan terlibat dalam dunia sepakbola kepada manajer legendaris Leeds United, Don Revie pada tahun 1970. Saat itu, Don Revie juga tengah melaksanakan tugasnya sebagai pelatih tim nasional Inggris.

Don Revie tidak hadir dalam pertandingan persahabatan melawan Brasil pada tahun 1977 dengan alasan tengah mengamati perkembangan tim Italia untuk pertandingan mendatang. Kenyataannya, Don Revie tengah berada di Dubai dan melakukan negosiasi untuk menangani tim nasional Arab Saudi selama 4 tahun.

Ketika Don Revie mengungkapkan keinginannya untuk berhenti melatih tim nasional Inggris dan menuju negara teluk, FA menilai Don Revie telah melakukan pelanggaran tidak menghormati dan membawa ketidakpastian dalam menangani tim nasional Inggris yang membuat Don Revie dihukum selama 10 tahun oleh FA.

1. Enoch West- 30 Tahun

Enoch West merupakan pahlawan Manchester United ketika membawa Manchester United menjadi juara Liga Inggris pada tahun 1911. Enoch West merupakan salah satu dari tujuh pemain Manchester United, Liverpool dan Stockport Country yang dihukum seumur hidup dari dunia sepakbola karena terbukti melakukan pengaturan skor hasil pertandingan pada tahun 1915.

FA membuktikan bahwa Enoch West terbukti terlibat dalam kegiatan taruhan yang membawa dampak pada hasil pertandingan dan mendapatkan keuntungan dari kegiatan tersebut. Sebenarnya segala hukuman akan dipertimbangkan kembali bila semua pemain yang terlibat bergabung dalam angkatan bersenjata di Perang Dunia I. Semua pemain yang terlibat dalam skandal tersebut mengikuti syarat yang diberikan kecuali untuk Enoch West yang tetap menyatakan tidak bersalah.

 

DAFTAR POKER ONLINE TERBAIK
Daftarpokeronlineterbaik.com
Iklan Poker, Iklan Togel, Iklan Bola

 


Bagikan Artikel Ini