Dikira Maling Amplifier Masjid, Pria Ini Dibakar Hidup – Hidup, TERNYATA BUKAN MALING!!!

maling amplifier, dikira maling, maling amplifier masjid, marbot masjid, amplifier masjid bekasi, video viral
Bagikan Artikel Ini

DaftarPokerOnlineTerbaik – Berita terkini yang sedang heboh di kalangan netizen situs poker terpercaya karena adanya kesalahpahaman yang menyebabkan kematian pada seorang pria berinisial MA (30) asal Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi yang menjadi korban pembakaran hidup – hidup oleh warga di masjid setempat.

Hal ini terjadi siang hari, setelah MA beristirahat dan menjalankan ibadah sholat di Masjid terdekat, namun marbot musala mengetahui bahwa 3 buah amplifier masjid hilang setelah pria beinisial MA itu meninggalkan musala, kemudian marbot musala berteriak maling kepada MA yang sudah berada di sepeda motornya di depan musala. Karena tiba – tiba warga berlarian ke MA, MA pun panik dan bingung karena takut dihajar oleh massa tanpa bisa menjelaskan, MA melarikan diri dengan sepeda motornya sejauh 2 KM ke arah pasar dan masih dikejar oleh warga. Sesampainya di pasar, MA masih diteriaki maling yang akhirnya mengundang massa di pasar tersebut untuk menangkap MA.

Kemudian MA masih berusaha untuk kabur dan sudah terlalu panik hingga menceburkan diri di sebuah kali dan menyebrang ke kampung sebrang, namun akhirnya usaha MA untuk kabur berakhir setelah ditangkap oleh warga. Karena kesal, warga yang berusaha menangkap MA langsung main hakim sendiri tanpa pikir panjang serta tidak mengajukan pertanyaan sama sekali dan membakar MA hidup – hidup hingga tewas di tempat. Hal ini pun sempat direkam oleh warga dan menjadi viral di social media daftar poker online terbaik.

Video itu pun menyebar hingga ke istri MA, Siti Zubaidah (25) yang mengaku sangat terpukul sekali karena main hakim yang dilakukan oleh warga tanpa mengetahui apa sebenarnya yang terjadi. Siti mengatakan bahwa suaminya MA adalah seorang tukang reparasi peralatan elektronik, suaminya memang sering mencari amplifier bekas untuk diperbaiki. Siti mengatakan MA memang sedang membawa amplifier untuk direparasi ketika salat di Musala Al Hidayah. Bahkan Siti pun mengatakan, sekalipun MA adalah maling kan tidak pantas diperlakukan seperti itu, diperlakukan seperti hewan. Siti pun hanya berharap keadilan untuk suaminya MA.

korban bakar hidup hidup, maling amplifier dibakar hidup hidup, maling amplifier, amplifier masjid
Siti Zubaidah (kanan), Istri Korban Pembakaran Hidup Hidup

Setelah kasus ini ditangani oleh Polres Metro Bekasi, setelah dilakukan pemeriksaan ternyata 3 unit amplifier musala masih berada di dalam masjid. Sedangkan, amplifier yang dibawa oleh MA sudah diamankan dan menjadi barang bukti. Hal ini jelas bahwa MA menjadi korban salah sasaran, MA tewas dibakar oleh massa di Kampung Muara Bakti RT 012/07, Desa Muara Bakti, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi pada tanggal 1 Agustus 2017 kemarin. Bahkan kamu bisa melihat, ada speaker dibelakang Siti Zubaidah yang dimiliki oleh MA untuk memasang amplifier yang sudah diperbaiki.

Siti Zubaidah hanya berharap keadilan untuk suaminya, namun tidak bisa berharap banyak dan hanya bisa pasrah karena mereka merupakan golongan tidak mampu, mereka pun mau tidak mau memaafkan para pelaku pembakaran dan tidak memperkarakan persoalan ini ke jalur hukum. Akan tetapi kasus ini akan tetap diselidiki oleh pihak kepolisian guna mencari para pelaku yang main hakim sendiri dan menyebabkan kematian pada seseorang. Polisi masih terus melakukan pencarian terhadap para pelaku, karena sebagai warga sipil dilarang untuk main hakim sendiri.

Siti Zubaidah juga berharap kasus ini tidak terulang kembali, yuk sama – sama kita share ke orang lain agar kejadian ini tidak terulang kembali.. Jangan sampai hal ini terjadi kepada teman maupun keluarga kalian..

1 share kamu bisa menyelamatkan 1 sampai 5 nyawa orang lain..


Bagikan Artikel Ini